Tuesday, March 10, 2026

SIRI 116


KEWAJIPAN AMAL SYARI'AT DAN TORIQAT RASULULLAH ﷺ


بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲ الرَّحْمَنِ الرحيم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Bab 2: Syari'at dan Toriqat Rasulullah ﷺ

Fasal 11: Punca kesesatan orang awam dan salikin


Punca 5: Bersekutu dengan Jinn syaitan

sambungan...


Poin 15: Contoh-Contoh Iblis menarik kepada kefasikan

sambungan....


Keempat :  Tidak menghargai Anugerah Allah yang selalu menutupi aibnya

Salah satu yang membuat nilai dosa kecil menjadi dosa besar adalah tidak adanya sikap menghargai Anugerah Allah yang telah menutupi aib-aibnya dan menangguhkan siksa-Nya. Orang tersebut tidak menyedari bahawa sebenarnya dia telah diberi tangguh waktu bertaubat, tapi sebaliknya membuatnya semakin menambah dosa maka Kemurkaan Allah pun semakin besar kepadanya.  Bahkan, yang lebih buruk lagi, orang jenis ini menjadikan kesempatan yang diperolehnya itu untuk berbuat maksiat yang lainnya, dia menganggap bahawa Allah telah memerhatikannya dan meredhainya sehingga dia merasa aman dari makar-Nya.


Kelima:  Melakukan dosa dengan terang-terangan dan mengumumkan pada orang lain

Dosa kecil akan menjadi besar jika dilakukan secara terang-terangan, di hadapan orang lain, atau bahkan menceritakan perbuatannya kepada orang lain tanpa menyesal.  Sikap semacam ini sama saja dengan merobek-robek tabir Allah yang telah ditutupkan padanya.


Rasulullah ﷺ bersabda:

“Semua manusia diampuni, kecuali orang-orang yang mengumumkan perbuatan dosanya kepada orang lain (tiada penyesalan).  Salah seorang dari mereka melakukan suatu dosa di malam hari, dan Allah menutupi perbuatannya itu (agar tak diketahui orang lain).  Tapi, pada pagi harinya, dia membuka sendiri tabir Allah itu, dan menceritakan tentang dosanya pada orang lain.” 

[Imam Bukhari dan Imam Muslim]


Keenam :  Dosa-dosa para ulama yang dijadikan ikutan.

Seorang ulama yang menjadi ikutan masyarakat jika sampai melakukan dosa secara sedar (di khalayak ramai atau umum), maka dosanya lebih besar daripada dosa orang biasa.  Misalnya dosa seorang ulama yang suka menghujat dan menyerang orang lain di depan umum dengan lisannya, menerima rasuah dari penguasa, suka bermegah-megah dengan kehidupan duniawi, maka dosanya lebih besar daripada orang biasa.


Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang pertama kali mengadakan tradisi buruk, ia akan menanggung dosanya dan dosa-dosa orang yang melakukannya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa mereka.” 

[Imam  Muslim]

[Tamat Nukilan dari Kitab Ihya Imam Ghazali]


Bersambung siri 117 اِ نْ شَآ ءَ اللّه

____________________________

 MAJLIS TAZKIRAH JILANI

   🌳🍁🕌🕌🕌🍁🌳

No comments:

Post a Comment

SIRI 127 KEWAJIPAN AMAL SYARI'AT DAN TORIQAT RASULULLAH ﷺ بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲ الرَّحْمَنِ الرحيم اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَة...