SIRI 59
بِسْــــــــــــــــــمِ
ﷲ
الرَّحْمَنِ
الرحيم
اَلسَّلاَمُ
عَلَيْكُمْ
وَرَحْمَةُ
اللهِ
وَبَرَكَاتُهُ
Bab 2: Syari'at dan Toriqat Rasulullah ﷺ
Fasal 7: Wahyu Pertama Iqra' dan
Hubungannya dengan Syari'at danToriqat (Tasawwuf):
Ini suatu cabang penting menyatakan
hubungan Wahyu Pertama " اقْرَأْ " (iqra')
dengan keseluruhan Agama — Risalah yang dibawa oleh Junjungan Rasulullah
ﷺ.
Sedarilah, Agama Islam bukan semata-mata
da'wah di dalam pengertian sempit, bukan semata-mata ibadah tertentu, bukan
semata-mata amal zahir, bukan semata-mata amal batin. Sebaliknya Islam adalah sebuah Kehidupan Agung
zahir dan batin, Risalah Pengabdian makhluq kepada Tuhan yang Maha Agung,
Undang-undang Universal yang menuntut
Penyerahan kepada _Al-Haqq_, dan Pernyataan _Rabbaniyah_ meliputi seluruh alam.
Kenyataan 1:
Wahyu Pertama " اقْرَأْ
" (iqra') " dan Pengisytiharan
Agung
Semua yang tersebut di atas.....
Pengisytiharan Kehidupan Agung ini,
Undang-undang Universal ini,
Pernyataan Ketuhanan ini,
dibuka dengan Kalimat Agung "
اقْرَأْ
" (iqra')
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi
Amat Mengasihani.
Firman Allah:
اقْرَأْ
بِاسْمِ
رَبِّكَ
الَّذِي
خَلَق
(1)
خَلَقَ
الْإِنْسَانَ
مِنْ
عَلَق
(2) اقْرَأْ
وَرَبُّكَ
الْأَكْرَمُ(3)الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
(4) عَلَّمَ
الْإِنْسَانَ
مَا
لَمْ
يَعْلَمْ(5)"
"Iqra’ (bacalah) dengan menyebut
nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah
Menciptakan manusia dari segumpal darah. Iqra’ (bacalah), dan Tuhanmu lah yang
Maha Pemurah, Yang Mengajar (manusia) dengan perantaraan Kalam. Dia Mengajarkan kepada manusia apa yang tidak
diketahuinya."
[Al ‘Alaq (96) : Ayat 1-5]
Kalimat " اقْرَأْ
" (iqra’) lazim diertikan secara
umum sebagai "baca". Ini kita
semua tahu dan kenal. Walau bagaimanapun
Kalimat ini tidak hanya terbatas pada makna "baca" menurut pengertian sempit. Tetapi ianya suatu "pengisytiharan
Agung" yang mengandungi makna yang sangat mendalam.
WAHYU Pertama kepada Junjungan Besar
kita Nabi Muhammad ﷺ
....Kalimat Allah Yang Maha Agung yang menjadi GERBANG PEMBUKAAN kepada suatu
perubahan peradaban manusia sejagat...!
●Apakah rahsia Kalimat " اقْرَأْ " (iqra') ?
●Apakah hikmah disebalik kalimah " اقْرَأْ "
(iqra') ?
●Apakah kandungan Perintah kalimah
" اقْرَأْ
" (iqra') ?
Apakah maksudnya Allah Memerintah kepada
Nabi "bacalah" sedangkan Allah Maha Mengetahui Nabi kita tak pernah
belajar membaca? (dan menulis)!
Apakah yang patut dibaca?
Apakah rahsia membaca?
Bagaimanakah cara membacanya?
Nabi tidak tahu membaca, lalu Allah
Ta'ala mengajar Nabi "Rahsia membaca" sehingga Nabi telah
"membacanya" dengan sempurna.
Kemudian Nabi mengajar dan mendidik Ummat Baginda "membaca" dengan
sempurna.
Apakah yang dibaca?
Bagaimanakah "membaca"?
Apakah hakikat "membaca"?
Menurut Ulama Arif Billah, Kalimat Allah
Yang Maha Agung ini membawa perutusan makna yang sempurna bagi menunjukkan
suatu cara kehidupan agung Rabbaniyyah. (yang bersifat Ketuhanan)
Kalimat " Iqra' " (bacalah)
mengandungi pengertian abstrak sebagai Isyarat kepada dua macam Ilmu Allah yang
wajib didukung oleh Nabi ﷺ
serta Ummat Baginda bagi mencapai kejayaan dan kemenangan Abadi di Sisi Allah
Yang Maha Agung..!
Bersambung siri 60 اِ نْ
شَآ
ءَ
اللّه
____________________________
MAJLIS TAZKIRAH JILANI
🌳🍁🕌🕌🕌🍁🌳
No comments:
Post a Comment